Rabu, 18 Januari 2012

POLA PIKIR SALAH MASYARAKAT INDONESIA

1. Kalau masih bisa besok kenapa harus sekarang?
Hal ini mungkin udh menjadi kebiasaan, yaitu sering menunda pekerjaan, contoh: kamu seorang mahasiswa, di kasih tugas oleh dosen dikumpulkan pada pertemuan minggu depan, padahal setelah kamu selesai kuliah hari ini, kamu pasti mikir “ah, tugasnya dikumpul minggu depan, masih bisa santai dulu” padahal giliran pas 3 jam sebelum kuliah mulai masih belum mengerjakan apa-apa, dan akhirnya grabak grubuk cari contekan ke temen.

2.Dididik untuk dibayar menjadi pekerja, bukan dididik untuk menjadi orang yang membayar pekerja.
Kamu mungkin selalu bertanya, setelah lulus mau kerja dimana? mungkin beberapa orang tua mendidik semenjak kecil dengan cara seperti itu, padahal faktanya sebesar apapun gaji pegawai tetap akan lebih besar gaji yang membayar anda, contoh : saya pernah diceritain dosen tentang seseorang yang ditunjuk oleh Bakrie corp sebagai manager, dan dia dibayar sebesar 1 M/bulan, tapi tetap saja Bakrie dan keluarga dapat lebih.

3. Berfikir pendek, bukan berfikir panjang
Kalau pola pikir ini saya dapet waktu bapak saya lagi di teras rumah sambil bantu kerja, waktu itu saya kebetulan lagi libur kuliah, pas tiba-tiba ada maaf “pesuruh” dengan tampang lesu, terus dipanggil sama bapak, buat di ajak minum teh sambil makan makanan kecil, singkat cerita setelah bapak bicara panjang lebar, si “pesuruh” ini bicara “yang penting bisa makan buat hari ini sudah cukup, pak”, bapak saya langsung kaget, dan langsung bicara “harusnya jangan begitu pak mikirnya, jangan cuma mikir yang penting hari ini bisa makan, tapi berfikir gimana caranya saya dan keluarga bisa memenuhi kebutuhan buat 1 minggu atau 1 bulan kedepan” setelah saya pikir, bener juga ya, kita bisa memenuhi kebutuhan hari ini karena hasil yang dari yang kita lakukan sebelumnya.

4. Dalam bidang usaha lebih memikirkan untung ketimbang berkembang
lagi-lagi pemikiran ini saya dapet lagi dari pedagang makan dipinggir jalan, waktu itu saya pulang kuliah kelaparan terus mampir dulu ke warung pinggir jalan, singkat cerita saya selesai makan, sambil istrahat saya cerita sama pedagangnya, setelah agak panjang lebar cerita saya tanya ”sehari bisa untung berapa pak?” dan si pedagang jawab “kira-kira 150-200 ribu, yang penting untung walaupun kecil” saya tanya lagi “terus tidak mau dikembangin usahanya?” kayanya ini masih berhubungan sama yang no.3 dan pedagang jawab lagi “yang penting untung dulu mas, ” dan saya diam saja, bayar makanannya terus langsung pulang, setelah saya pikir, padahal semakin berkembang usaha semakin besar keuntungannya.

5. Lebih cepat lebih baik
Memang pepatah ini bagus di buat sebagai motivasi, tetapi tidak dalam semua hal, Kamu yang pengguna jalan raya, khususnya Kendari pasti sudah tidak asing lagi dengan hal mobil terus jalan lampu merah sebelum berubah hijau asal jalan kosong main tancap gas saja, mau punya motor tapi belum punya SIM, jadi lewat CALO, kalau ada perkara hukum, biar cepat selesai urusan dan tidak panjang, terpaksa sogok saja polisinya biar tidak repot-repot.

0 komentar:

Poskan Komentar

1.Tidak Menggunakan Bahasa Yang Kasar
2.Tidak Mencantumkan Link Aktif
3.Tidak Boleh Meremehkan Artikel
4.Silahkan Berkomentar Jika Bingung
5.Silahkan Berkomentar Jika Ada Yang Gagal
6.Silahkan Berkomentar Jika Ada Yang Rusak
7.Silahkan Berkomentar Jika Ingin Berterimakasih
Jika Tidak Mematuhi Peraturan Akan Dianggap Spam!